oleh

Bubarkan Balap Liar Geng YKS, Warga Cikupa Tewas Dikeroyok

“Akibat pemukulan itu, korban Heri mengalami luka parah dan patah di bagian lengan hingga meninggal dunia. Sementara korban Dede hanya mengalami luka-luka”

Tangerang7.com, Cikupa – Polisi membekuk pria berinisial AR (27), warga Kampung Sempur, Peusar, Panongan, Kabupaten Tangerang. Ia diduga sebagai salah satu pelaku pengeroyokan terhadap Heri dan Dede Rustandi, warga Kampung Ciapus Indah, Budimulya, Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pengeroyokan itu berawal saat tersangka AR dkk menggelar aksi balap sepeda motor di Kawasan Industri Millenium, Panongan, Minggu (17/11/2019) lalu. Kegiatan adu kecepatan sepeda motor tersebut tidak resmi alias liar.

Heri dan Dede pun membubarkan aksi balap liar itu. Saat melakukan pembubaran, Heri dan Dede dalam pengaruh minuman beralkohol.

“Saat membubarkan itu, korban Heri memukul salah satu orang yang sedang menonton balap liar itu,” kata Ade dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/11/2019).

AR dkk lantas tidak terima atas pemukulan itu. Kelompok anak baru gede tersebut merencanakan pembalasan. AR dkk kemudian mencari keberadaan Heri dan Dede. Ia berboncengan dengan pria berinisial SH.

Akhirnya, AR dkk bertemu dengan Heri dan Dede di Jalan Syekh Nawawi, Kampung Palahlar, Budimulya, Cikupa. Tanpa berpikir panjang, AR langsung menghantamkan balok kayu ke bagian belakang kepala Heri.

“Akibat pemukulan itu, korban Heri mengalami luka parah dan patah di bagian lengan hingga meninggal dunia. Sementara korban Dede hanya mengalami luka-luka,” jelas Ade.

Mendapat laporan atas tindak kriminal itu, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Polisi memulai penyelidikan dengan mencari tahu kelompok yang melakukan balap liar kala itu.

Dari hasil penyelidikan, kata Ade, diperoleh keterangan jika aksi balap liar di Kawasan Industri Millenium yang berbuntut pengeroyokan dilakukan oleh kelompok yang mengatasnamakan ‘Yuk Kita Setting’ atau YKS. Ade menyebut geng YKS berasal dari Kecamatan Panongan.

BACA JUGA:  Istri Sedang Hamil, Pria ini Malah Curi Besi di Solear

“Tanggal 21 November 2019, kami akhirnya meringkus AR dan delapan orang lainnya di Kampung Sempur, Desa Peusar, Panongan,” ujar dia.

Selain AR, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 buah balok kayu, 2 unit sepeda motor, dan 2 helai pakaian. Dari hasil pemeriksaan, pengeroyokan hanya dilakukan oleh AR dan SH. SH kini sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“Meski demikian, kedelapan orang itu masih terus kami dalami perannya,” tandas Ade. (*)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya