oleh

BPOM Gerebek Tempat Produksi Makanan Korea di Curug

Tangerang7.com, Curug – Sebuah tempat pengolahan pangan di Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, digerebek petugas Badan Pengawas Makanan dan Obat (BPOM). Selain mengamankan sejumlah pangan olahan, tempat itu kini disegel dan tidak lagi beroperasi.

Penggerebekan dilakukan setelah petugas Balai Besar POM di Jakarta menemukan produk bebek asap tanpa izin edar di swalayan Korea sekitar Jakarta. Lalu berkoordinasi dengan petugas BPOM di Kabupaten Tangerang untuk melakukan penelusuran produsen pangan olahan itu.

Kepala Kantor BPOM di Kabupaten Tangerang Wydia Savitri mengatakan, alamat sesuai informasi awal memang tidak akurat dan target tidak ditemukan. Namun petugas enggan mengurungkan niat untuk mencari kebenaran, hingga akhirnya ditemukan di wilayah Curug.

“Produk tanpa izin edar tersebut ternyata diproduksi secara ilegal di wilayah Kabupaten Tangerang. Kami menemukan produk pangan olahan, bahan baku bebek, sampai bahan kemas sebanyak 47 item. Nilai jualnya sekitar 755 juta rupiah,” ungkap Wydia kepada Tangerang7.com, Selasa (2/4/2019).

Petugas BPOM kini tengah melakukan pendalamam terhadap temuan itu, termasuk memeriksa pemilik sarana dan karyawannya. Produsen belum menjelaskan kapan mulai memproduksi bebek asap, berapa banyak yang sudah diproduksi, serta di mana saja didistribusikan.

“Dari dokumen yang ditemukan, produk telah didistribusikan ke swalayan Korea, restoran Korea sekitar Karawaci dan lainnya yang belum diketahui. Jadi, produknya berupa frozen food (makanan daging) dan mendistribusikan ke swalayan atau restoran,” pungkas Wydia. (t7)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya