oleh

BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa Lakukan Inovasi Pelayanan

Tangerang7.com, Tigaraksa – BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa, Kabupaten Tangerang menerapkan protokol kesehatan selama menjalankan fungsinya.

Alur pelayanan administrasi kepesertaan di kantor cabang diatur sedemikian rupa untuk mencegah covid-19.

Kepala Bpjs Kesehatan Cabang Tigaraksa Kabupaten Tangerang  Nunki Malahayati Tambunan dalam gelar kegiatan Ngopi Bareng JKN Bersama Media, Selasa, 22/09/20 mengatakan,
pihaknya sudah melakukan penyesuaian untuk penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Karena tidak bisa dipungkiri, meskipun di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB), masyarakat tetap datang ke kantor cabang untuk mendapatkan pelayanan administrasi kepesertaan.

Nunki menjelaskan, salah satu upaya untuk mengurangi terjadinya kerumunan dengan mengubah tampilan alur
pelayanan di kantor cabang. Sebelum memasuki kawasan kantor cabang, petugas BPJS Kesehatan melakukan pengukuran suhu tubuh peserta/calon peserta JKN-KIS yang tentunya wajib menggunakan masker dan jika memenuhi
kriteria, dilanjutkan mencuci tangan dengan sabun di tempat yang disediakan.

Pihaknya pun mengatur posisi berdiri peserta/calon peserta JKN-KIS yang sedang menunggu untuk mendapatkan pelayanan.

Kata Nungki, mengubah tampilan alur pelayanan di kantor cabang ternyata tidak cukup untuk mengurangi kerumunan di kantor
cabang. Pihaknya pun melakukan terobosan untuk membatasi pelayanan administrasi kepesertaan di kantor
cabang tanpa melalui tatap muka dengan memanfaatkan teknologi.

Di masa pandemi ini, pihaknya dituntut untuk melakukan adaptasi.

“Salah satu yang kami lakukan kami
membuka kanal pelayanan administrasi kepesertaan melalui aplikasi WhatsApp yang dilaunching pada 27 April 2020,” katanya.

Masyarakat di wilayah kerja kantor cabang dapat menghubungi nomor yang berbeda-beda di tiap kantor cabang.

Efek adanya program Pandawa ini sangat signifikan. Jumlah pelayanan tatap muka menjadi sangat berkurang dan jumlah kerumunan turut berkurang.

Jauh sebelum program Pandawa dilaunching, BPJS Kesehatan sudah memiliki kanal pelayanan administrasi tanpa tatap
muka. Kanal-kanal tersebut, antara lain aplikasi mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 1500 400, dan CHIKA (chat asistant JKN) melalui nomor WhatsApp 08118750400.

Nungki menambahkan, tak hanya inovasi yang dilakukan di tengah pandemi ini. Pemerintah juga memberikan kebijakan berupa program
keringanan pembayaran tunggakan JKN (relaksasi tunggakan) yang diberikan hanya bagi peserta JKN-KIS dari segmen pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan BP (bukan pekerja) atau dikenal masyarakat sebagai peserta mandiri serta pekerja penerima upah dari badan usaha (PPU BU) yang usahanya terkena imbas covid-19.

Nunki mengatakan, relaksasi tunggakan ini diberikan bagi peserta yang tunggakan iurannya lebih dari enam bulan. Program ini berlaku sejak
Juli sampai dengan Desember 2020. Sedangkan untuk pelunasan tunggakan iuran diberi waktu sampai dengan
31 Desember 2021.

Peserta harus mendaftar untuk mengikuti program ini melalui kanal pendaftaran yang
tersedia. Bagi peserta PBPU dan BP melalui aplikasi mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 1500 400, dan Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Bagi peserta PPU BU, pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi e-dabu.

Pendaftaran hanya dapat dilakukan mulai tanggal 1 sampai dengan tanggal 25 setiap bulannya. Apabila peserta
memenuhi syarat dan ketentuan dan berhasil mendaftar dalam program relaksasi tunggakan ini, peserta hanya membayarkan tunggakan selama enam bulan dan satu bulan berjalan untuk status kepesertaannya menjadi aktif. Sebelumnya,
peserta harus melunasi semua tunggakan iurannya agar kepesertaannya menjadi aktif kembali.

Nungki berharap dengan dilakukannya berbagai inovasi BPJS Kesehatan, masyarakar tidak perlu datang ke kantor cabang BPJS Kesehatan kalau tidak sangat urgen.

“Semua yang telah kami lakukan adalah sebagai wujud turut membantu pemerintah dalam mengatasi pencegahan penyebaran covid-19,” ujar Nungki. (did/set)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya