oleh

Biem Terus Bermanuver, Gelar Pertemuan Tertutup dengan Balon Perseorangan

Tangerang7.com, Serpong – Dinamika pilkada Kota Tangsel terus bergulir dan cenderung mengerucut.

Para figur yang sudah menyatakan kesiapannya berkontestasi terus bergerilya, bermanuver. Tujuannya, mendapat perahu pencalonan.

Dari ramainya hiruk pikuk politik di daerah yang berbatasan dengan DKI Jakarta tersebut, ada satu yang menyita perhatian. Yakni, manuver politisi Partai Gerindra Biem Benjamin. Putera seniman kondang Betawi, almarhum Benyamin Sueb itu, terlihat rajin berjumpa dengan sejumlah bakal calon. Mulai dari kalangan birokrat seperti Muhamad, pengusaha seperti Kemal Pasya, hingga teranyar aktivis seperti Suhendar.

Pertemuan dengan bakal calon wali kota dari jalur perseorangan Suhendar ini berlangsung secara tertutup, di kawasan Ciputat Timur, Rabu (5/2) petang. Mengenakan kemeja putih, Suhendar hanya didampingi seorang timnya.

Sementara Biem, dengan gaya khasnya, memakai kaos singlet warna hitam. Pembicaraan berlangsung sekitar satu jam ini terlihat cukup serius. Momentum pertemuan dua tokoh ini terasa politis karena dilakukan jelang pembukaan pendaftaran bakal calon perseorangan akhir Februari nanti. Ini bisa saja dimaknai bakal ada pembicaraan mengarah koalisi ke depannya.

Dalam keterangannya, Biem mengatakan, pertemuan dengan Suhendar hanya silaturahmi. Ia mengaku selama ini hanya mengenal Suhendar lewat baliho ataupun spanduk di jalan-jalan. Ketika ada momentum untuk berjumpa, kenapa tidak dilakukan.

“Saya lihat Pak Suhendar cuma di jalan-jalan saja. Banyak posternya. Ketika ada kesempatan bertemu, ya, saya silaturahmi,” kata mantan anggota DPD RI ini.

Ia mengaku, dalam pertemuan tersebut dibicarakan banyak hal. Terutama gagasan bagaimana mewujudkan Kota Tangsel menjadi lebih baik lagi. Masalahnya apa saja dan bagaimana mencari solusi. Persoalan seperti pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya banyak dibahas. Yang pasti ada semangat untuk sama-sama mewujudkan agar kota ini semakin bagus.

Disinggung soal pembicaraan koalisi, Biem enggan berkomentar terlalu jauh. Ini lantaran Suhendar tengah fokus mengumpulkan puluhan ribu KTP sebagai syarat maju dari calon perseorangan.
“Sebentar lagi kan mau dibuka pendaftaran jalur perseorangan. Pak Suhendar lagi fokus di situ. Jadi kita bicara tentang sejumlah persoalan di Tangsel saja. Terutama pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.

Biem mengaku pertemuan dengan sejumlah bakal calon adalah bagian dari ikhtiarnya untuk menjalin silaturahmi. Nantinya juga bakal ada bertemu dengan tokoh-tokoh Kota Tangsel.

“Saya kan orang politik. Setiap langkah kerap dimaknai secara politis,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Suhendar. Ia mengaku bertemu Biem juga bagian dari silaturahmi. “Pak Biem kan senior saya. Sekarang mau pilkada, kita bertemu bahas banyak hal,” katanya.

Meski begitu, Suhendar mengaku ada kesamaan dalam memandang politik di Tangsel. “Kami punya semangat yang sama supaya kota ini lebih maju dan berkembang lagi,” katanya. (rls/kam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *