oleh

Berpura-pura Kehilangan Kekasih Usai Habisi Nyawa Gadis Belia

Tangerang7.com, Serpong – Jaka Ria (18) ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan anak di bawah umur. Pria asal Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang ini ditangkap polisi setelah penemuan mayat perempuan di tepi jalan Kampung Babat, RT 01/01, Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang.

Jaka disangkakan menghilangkan nyawa anak di bawah umur dan atau secara berencana melakukan pembunuhan dan atau secara paksa menghilangkan nyawa orang lain dan atau menganiaya sehingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Ia dijerat pasal 84 ayat 4 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau pasal 340 KUHP dan atau pasal 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat 3 KUHP. Laki-laki berstatus pelajar ini terancam hukuman penjara seumur hidup.

Jaka menghabisi nyawa FSL (17), warga Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa. Perempuan kelahiran tanggal 24 Februari 2002 itu mengembuskan napas terakhir akibat cekikan.

Usut punya usut, Jaka dan FSL ternyata telah menjalin kasih sejak satu tahun terakhir. Keduanya bahkan sudah bertunangan dan berencana melangsungkan pernikahan pada Agustus 2019 atau pasca-Lebaran Haji.

Jaka berdalih merasa sakit hati dan sering cekcok terkait keberadaan mantan pacar FSL. Di mana, FSL kerap membandingkan si mantan dengan Jaka. Sehingga ia tega mengakhiri hubungan dengan FSL secara tragis.

“Tersangka yang merupakan tunangan korban merasa sakit hati dan sering cekcok dengan korban terkait keberadaan mantan pacar korban. Korban yang membanding-bandingkan tersangka dengan mantan pacarnya. Tapi akan kita telusuri lagi,” kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho, Senin (24/6/2019).

Jasad gadis belia ditemukan warga di semak-semak pinggir jalan pada Jumat (21/06/2019) siang. Kala itu, perempuan malang tersebut dalam posisi telungkup. Leher, tangan, dan kaki terikat tali rafia. Selain bekas cekikan, terdapat sejumlah luka memar dan lecet pada tubuh FSL.

Setelah menerima laporan penemuan mayat, polisi langsung melakukan cek dan olah tempat kejadian perkara. Saat ditemukan, tidak ada identitas apapun di pakaian FSL. Polisi kemudian menyebarluaskan sketsa wajah korban.

Sebelum tertangkap, Jaka sempat merasa kehilangan kekasih dan bersedih. Ia tak merasa bersalah, bahkan mendampingi keluarga korban saat membuat laporan ke kantor polisi. Jaka bersama keluarga FSL membuat laporan di Mapolsek Legok.

“Dia (Jaka-red) ikut sama keluarga korban, bilang sedih karena itu tunangannya,” beber Alex di Mapolres Tangsel, Serpong.

Ketika diusut penyidik, Jaka berupaya menyembunyikan perbuatannya terhadap FSL. Ia melontarkan alibi jika pada Jumat itu tak bersama korban. Pelajar sekolah menengah kejuruan atau SMK ini mengaku sedang memancing di sekitar rumahnya saat pembunuhan tersebut terjadi.

Namun, alasan itu tidak sesuai dengan bukti yang ditemukan di tubuh Jaka. Pada kedua tangannya terdapat luka cakar. “Dia ngakunya luka saat memancing. Pas penyidik periksa ke tempat pancingnya, ternyata tempat itu sedang tidak dapat digunakan memancing,” jelas Alex.

Hasil visum juga menunjukkan pada bagian kuku FSL ada kulit yang cocok dengan Jaka. Sehingga kuat dugaan FSL sempat melakukan perlawanan ketika dicekik oleh Jaka. Pelaku mencekik korban di dalam mobil Honda CRV, milik orang tua pelaku.

Guna menghilangkan jejak, Jaka membuang jasad FSL di kawasan sepi, yakni di semak-semak, Desa Babat, Kecamatan Legok. Lantaran panik, Jaka mengikat leher, tangan, dan kaki FSL agar tidak memberontak jika kembali sadar.

Hasil autopsi menyatakan korban meninggal akibat terhalanginya saluran pernapasan karena proses penyumbatan paksa dari luar atau cekikan. Terdapat luka terbuka di kepala korban lantaran terbentur benda tumpul. “Tidak terdapat tanda pelecehan secara seksual,” tegas Alex.

Selain pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa 3 utas rafia warna hijau dengan panjang lebih kurang 50 cm, sepasang sandal jepit warna hitam, 1 unit mobil merek Honda CRV berwarna hitam, dan selendang warna cokelat muda. (srh/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya