oleh

Berobat Dipungut Urun Biaya, Buruh Protes BPJS Kesehatan

Tangerang7.com, Tangerang – Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No 51 Tahun 2018 tentang BPJS Kesehatan menuai protes kalangan buruh. Rencananya buruh yang berhimpun dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) akan turun ke jalan. Mereka berencana berunjuk rasa di kantor BPJS Kesehatan Tangerang.

“Hari ini kami akan kembali turun ke jalan menyuarakan aspirasi menolak terbitnya aturan baru BPJS Kesehatan,” kata Abdurrahman, salah seorang buruh kepada Tangerang7.com, Kamis (28/02/2019).

Dalam aturan baru, layanan kesehatan untuk peserta BPJS Kesehatan sekali kunjungan rawat jalan pada rumah sakit kelas A dan rumah sakit kelas B akan dikenakan biaya sebesar Rp 20 ribu. Kemudian untuk rumah sakit kelas C, D dan klinik utama akan dikenakan biaya sebesar Rp 10 ribu. Pungutan ini dinamakan urun biaya.

Aturan ini juga membatasi jumlah biaya paling tinggi untuk kunjungan rawat jalan sebesar Rp 350 ribu maksimal 20 kali kunjungan dalam jangka waktu 3 bulan.

Peserta atau keluarga juga harus memberikan persetujuan kesediaan membayar urun biaya tersebut sebelum mendapatkan pelayanan. Kecuali bagi para peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang didaftarkan pemerintah daerah, dan peserta pekerja/keluarga yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). (fdy/t7)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya