oleh

Berbelanja Pakai Uang Palsu, Adik Kakak Ditangkap Polisi

Tangerang7.com, Serpong – Polisi menangkap dua orang wanita usai berbelanja di Pasar Serpong, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Rabu (27/2/2019). Keduanya, yakni EF (41) dan RW (36), warga Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang. Dua mak-mak ini kedapatan mengedarkan uang palsu di pasar.

Kapolsek Serpong Kompol Stephanus Luckyto Andri Wicaksono mengatakan, EF dan RW yang tak lain saudara kakak beradik berbelanja sayur-mayur dan buah-buahan di Pasar Serpong. Saat bertransaksi, keduanya ternyata menggunakan uang palsu.

“Uangnya diterima sama pedagang, tetapi atas kejelian pedagang diketahui bahwa pelaku melakukan pembayaran dengan uang palsu,” ujar Luckyto kepada Tangerang7.com saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler.

Mantan Kapolsek Kelapa Dua itu mengatakan, uang palsu yang diedarkan para pelaku memang memiliki hologram namun tidak ada tanda air (watermark). Sehingga kepalsuan uang tersebut dapat diketahui tanpa alat bantu seperti sinar ultraviolet.

Pedagang pun melaporkan hal itu ke pihak sekuriti pasar. Kemudian dilaporkan ke polisi. Anggota Polsek Serpong langsung ke tempat kejadian perkara dan berhasil mengamankan dua orang wanita. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 20 lembar uang palsu pecahan Rp 50 ribu.

“Diamankan uang palsu senilai satu juta terdiri dari 20 lembar pecahan lima puluh ribu. Hologramnya ada, tetapi watermark-nya yang enggak ada,” tandas Luckyto.

Kedua pelaku dan barang bukti kini diamankan di Mapolsek Serpong. EF dan RW disangkakan pasal 245 KUHP atau pasal 36 ayat 3 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Keduanya terancam hukuman 15 tahun penjara.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa jeli saat bertransaksi, pastikan bahwa uang yang diterima adalah asli. Jangan coba-coba mengedarkan uang palsu karena ancamannya 15 tahun penjara,” pungkas Luckyto. (srh/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *