oleh

Bawaslu Masih Investigasi Surat Suara Tercoblos di Cipondoh

Tangerang7.com, Tangerang – Surat suara tercoblos mewarnai pemungutan suara Pemilu 2019 di TPS 65 Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (17/4/2019). Badan Pengawas Pemilu Kota Tangerang hingga kini masih melakukan investigasi apakah surat suara itu murni dicoblos atau bukan. Termasuk mencari tahu ada keterlibatan siapa di balik temuan tersebut.

Ketua Bawaslu Kota Tangerang Agus Muslim mengatakan, pada umumnya pelaksanaan pilpres dan pileg di Kota Tangerang berjalan lancar dan kondusif. Namun, ada beberapa hal yang menjadi sorotan atas kinerja Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang, terutama dalam pendistribusian logistik pemilu.

Bawaslu menemukan surat suara saling tertukar di daerah pemilihan 3 dan 4. Lalu, surat suara untuk DPR RI bercampur antara daerah pemilihan Banten II dengan Banten III. Selain tertukar dan bercampur, terdapat beberapa TPS yang justru kekurangan logistik pemilu.

“Kemudian, dugaan surat suara tercoblos di Cipondoh. Kami pun langsung melakukan pencegahan agar surat suara tersebut tidak digunakan oleh pemilih,” ujar Agus kepada Tangerang7.com, Kamis (18/4/2019).

Ia memastikan kasus surat suara yang tercoblos terjadi di TPS 65 Kelurahan Cipondoh Makmur. Itu pun hanya satu lembar, yakni surat suara untuk pilpres. Di mana, ditemukan bolongan pada paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Kami masih melakukan investigasi, belum pasti apakah benar dicoblos oleh oknum tertentu atau bagaimana, tapi memang terlihat seperti dicoblos. Hal paling penting adalah melakukan pencegahan agar surat suara itu tidak digunakan,” tandas Agus.

Sebelumnya, seorang pemilih meminta surat suara calon presiden diganti dengan yang baru. Itu disebabkan karena surat suara yang diberikan panitia kepadanya ternyata sudah dalam kondisi tercoblos. Padahal, dia baru saja membuka surat suara tersebut.

Kejadian itu dibenarkan Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 65 Kelurahan Cipondoh Makmur Dahlan. “Jadi kejadiannya itu sekitar pukul 09.00. Ada seorang pemilih bawa kertas suara ke tempat pencoblosan, kemudian pas dibuka untuk calon presiden sudah ada yang tercoblos,” kata Dahlan. (t7)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya