oleh

Bapenda Launching e-SPPT PBB-P2, Walikota Tangerang: Inovasi untuk Kemudahan Wajib Pajak

KOTA TANGERANG, Tangerang7.com – Pemerintah Kota Tangerang kembali menghadirkan inovasi baru di bidang perpajakan. Inovasi baru ini dihadirkan untuk mempermudah para wajib pajak.

Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang, inovasi terbaru tersebut yakni e-SPPT, Cetak Mandiri e-SPPT dan Pembayaran Non Tunai SPPT PBB – P2. Inovasi ini secara resmi dilaunching oleh Walikota Tangerang H Arief R Wismansyah yang didampingi Wakil Walikota H Sachrudin, Sekda H Herman Suwarman, dan Kepala Bapenda Kiki Wibawa, Senin (22/02/2021).

Saat ini, wajib pajak sudah bisa mengetahui secara cepat besaran pajak yang harus dibayar, melakukan cetak mandiri SPPT, dan sudah bisa melakukan pembayaran secara non tunai.

Dalam kesempatan ini, Walikota Tangerang mengatakan, kegiatan tersebut juga sekaligus melaksanakan Pekan Panutan Pajak PBB-P2 yang berlangsung mulai 22 hingga 26 Februari 2021 mendatang. Pekan panutan pajak ini diikuti seluruh ASN Kota Tangerang termasuk yang tersebar di 13 kecamatan se-Kota Tangerang.

“Pemkot Tangerang terus berinovasi dalam memberikan kemudahan kepada wajib pajak untuk mendapatkan SPPT PBB-P2 dimanapun dan kapanpun melalui Aplikasi Tangerang Live,” kata Walikota.

Wali Kota menjelaskan, dengan diadakannya kegiatan Pekan Panutan Pajak diharapkan ASN Kota Tangerang dapat menjadi tauladan bagi Wajib Pajak untuk berpartisipasi membayar pajak lebih awal sebelum waktu jatuh tempo.

“PBB-P2 merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah yang cukup berpotensi untuk membiayai kegiatan pembangunan di Kota Tangerang. Untuk itu, mari kita bersama-sama untuk taat membayar pajak demi kepentingan bersama dalam membangun Kota Tangerang,” ucap Arief.

Sementara Kepala Bapenda Kiki Wibawa menuturkan, target pendapatan Pemkot Tangerang untuk tahun ini melalui PBB sebesar Rp 543 miliar dan BPHTB sebesar Rp786 miliar. Target ini akan tercapai apabila ada kesadaran secara bersama-sama dari seluruh wajib pajak.

“Selain pekan panutan pajak, kami juga membebaskan sanksi administratif PBB-P2 selama tanggal 15 Februari sampai dengan 14 Maret 2021. Sanksi akan kembali normal jika telah melewati waktu pembebasan sanksi administratif PBB-P2 tersebut. Dalam rangka HUT ke-28 Kota Tangerang ini kami menghadirkan program penghapusan sanksi administrasi. Nah, masyarakat yang bayar PBB-P2 cukup membayar pokoknya saja. Jadi, segera manfaatkan,” ungkapnya.

Kiki menambahkan pelayanan pajak kini sangat mudah. SPPT bisa dicetak secara mandiri melalui aplikasi Tangerang Live. Pada aplikasi tersebut kini ada fitur baru memudahkan masyarakat dalam mengecek tagihan PBB-P2.

“Demi mempermudah pembayaran, wajib pajak bisa bayar di mana saja dan kapan saja. Bisa bayar mellaui aplikasi Link Aja, Gopay, Tokopedia, Bukalapak, dan BJB Digi,” jelasnya.

Kiki berharap, kemudahan pelayanan tersebut dapat meningkatkan partisipasi dan kesadaran para wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya membayar pajak. “Mudah mudahan kemudahan pelayanan ini bisa menjadi solusi, karena selama ini ada yang merasa terlalu jauh bayarnya, itu juga terkait waktu. Saat wajib pajak sudah bisa bayar pajak dari mana saja,” ujar Kiki. (Adv)

 

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya