oleh

Bapenda Kota Tangerang; Ayo Bayar Pajak, Mumpung Masih Relaksasi

KOTA TANGERANG, Tangerang7.com – Sejak 22 Maret lalu, Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan relaksasi pajak. Program “diskon” atau pengurangan pajak ini akan berlaku hingga 30 Juni 2021 mendatang.

Ada beberapa jenis pajak yang mendapat insentif yakni berupa pengurangan yang diberikan Pemkot Tangerang untuk warga Kota Tangerang. Mulai dari 5 persen, 10 persen, 15 persen, hingga 20 persen. Bahkan ada yang digratiskan.

“Makanya ayo segera bayar pajaknya, manfaatkan program relaksasi ini. Mumpung masih ada pengurangan, jadi bayarnya bisa lebih murah,” ajak Kepala Bapenda Kota Tangerang Kiki Wibhawa, belum lama ini.

Menurut Kiki, program relaksasi pajak Kota Tangerang tersebut tertuang dalam Peraturan Walikota Tangerang Nomor 21 Tahun 2021 Tentang Pemberian Insentif Berupa Pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan, Perdesaan dan Perkotaan, dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Tahun Pajak 2021.

Dalam Perwal tersebut, jenis pajak yang mendapat pengurangan di bagi menjadi 2 katagori; Pengurangan PBB-P2 Tahun 2021 dengan jumlah diskon beragam dan Pengurangan BPHTB Tahun Pajak 2021 sebesar 10 persen.

Berikut rincian insentif atau pengurangan PBB-P2 tahun 2021;

  1. Gratis untuk PBB Buku 1 (Rp 0 s/d Rp 100.000)
  2. Pengurangan sebesar 20% untuk PBB Buku 2 (Rp 100.001 s/d Rp 500.000)
  3. Pengurangan sebesar 15% untuk PBB Buku 3 (Rp 500.001 s/d Rp 2.000.000)
  4. Pengurangan sebesar 10% untuk PBB Buku 4 (Rp 2.000.001 s/d Rp 000.000)
  5. Pengurangan sebesar 5% untuk PBB Buku 5 (Lebih dari Rp 000.000)

“Kalau untuk Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), kita kasih pengurangan sebanyak 10 persen,” papar Kiki seraya berharap relaksasi ini bisa menjadi dongkrak pendapatan daerah dari sektor pajak di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Kiki menyadari, pendapatan hampir semua warga Kota Tangerang terdampak akibat serangan corona. Namun, pajak yang merupakan kewajiban masyarakat harus tetap mendapat perhatian dari semua warga. “Pajak ini kan sumber pendapatan daerah yang akan dikembalikan kepada masyarakat. Pembangunan di Kota Tangerang sangat bergantung pajak masyarakat dari berbagai jenis,” Kiki.

Untuk proses pembayarannya, jelas Kiki, Bapenda Kota Tangerang sudah memberikan banyak sekali kemudahan-kemudahan. Untuk pembayaran SPPT PBB misalnya, wajib pajak tinggal memilih saja.  Bisa melalui Bank BJB, Kantor Pos, Alfamart, Indomaret, Tokopedia, Bukalapak, QRIS dan melalui Aplikasi Tangerang Live.

“Sekarang mah ngga ada lagi yang sulit. Sambil santai di rumah pun bisa lakukan pembayaran pajak. Tinggal ambil handpone, selesai deh bayar pajaknya,” ucap Kiki sambil tersenyum.

>>PEMBENTUKAN TP2DD

Ini ada kabar gembira lagi untuk warga Kota Tangerang. Saat ini Walikota Tangerang H Arief R Wismansyah sudah membentuk tim untuk percepatan dan perluasan digitalisasi. Tim yang dibentuk berdasarkan Keptusan Walikota Tangerang Nomor: 800/Kep.291-BPD/2021 Tentang ‘’Pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Tangerang’’ ini bertugas menyusun perencanaan pengembangan pelaksanaan transaksi non tunai pada sisi penerimaan atau pendapatan daerah dan memberikan pengarahan dan sosialisasi pelaksanaan transaksi non tunai kepada para pemangku kepentingan dan masyarakat dan melakukan fungsi koordinasi.

“Dalam tim ini, Bapenda posisinya sebagai wakil ketua harian. Tim ini akan bekerja maksimal agar apa yang dibutuhkan masyarakat bisa segera terwujud. Pak Walikota sangat memahami kebutuhan warganya dan beliau berusaha memberikan yang terbaik dengan berbagai kemudahan-kemudahan,” Kiki. Intinya, lanjut Kiki, semua transaksi baik penerimaan maupun pengeluaran oleh Pemerintah Kota Tangerang dan masyarakat, diharapkan dapat secara non tunai (secara elektrik). (adv)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya