oleh

Bangunan Reyot SDN Rawa Buntu 3 Direnovasi, Banyak Pasir di Lantai Tiga

Tangerang7.com, Serpong – Gundukan pasir tampak menggunung di samping SDN Rawa Buntu 3, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Bangunan sekolah ini tengah direnovasi lantaran reyot dan memprihatinkan.

Sejumlah pekerja sudah mulai membenahi sekolah yang berada di kawasan BSD itu, Jumat (12/7/2019). Tampak beberapa pekerja mengangkut pasir yang berasal dari lantai tiga gedung. Menurut kepala pekerja, Margo (57), pasir itu berasal dari lapisan antara beton pracetak dan keramik di lantai tiga.

“Bangunan sebelumnya ini pakai precast, di lapisi pasir, sama adukan semen sedikit, terus pasir, adukan lagi, baru keramik,” ungkap Margo.

Lantai tiga bangunan SDN ini merupakan bagian yang terparah, sehingga perlu direnovasi total. Masih ada gundukan pasir di sepanjang koridor yang berasal dari lapisan lantai. Pasir tersebut dikumpulkan pekerja.

Tampak jarak antara beton pracetak, bahkan terdapat lubang yang menembus ke lantai dua. “Harusnya kan habis precast itu langsung adukan semen dan keramik,” kata Margo.

Pekerja yang tengah merenovasi pun mengaku merasa bergetar jika berada di tengah lantai tiga. “Emang kalau ada yang jalan kaya getar-getar gitu,” ujar seorang pekerja.

Proses renovasi bangunan sekolah ini diprediksi selesai sampai Desember 2019. Pihak sekolah akan membagi kegiatan belajar mengajar menjadi dua sesi, pagi dan siang. Pembagian sesi ini akan dimulai pada Senin (15/7/2019).

Sebelumnya, kondisi gedung SDN Rawa Buntu 3 reyot dan memprihatinkan. Plafon yang roboh dan keramik yang terangkat membuat lantai tiga sekolah tersebut tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan Taryono mengaku mendapat informasi dari Dinas Bangunan dan Penataan Ruang Kota Tangerang Selatan tentang kondisi gedung yang dianggap masih dapat digunakan.

“Saya serahkan kepada tim teknis lah, tim reknis itu kan yang memahami bagaimana kekuatan bangunan dan sebagainya. Hasil dari pengujian dinas bangunan itu nggak masalah, nggak apa-apa kok,” ujar Taryono, Rabu (19/6/2019) lalu.

(Sumber : Wartakotalive)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya