oleh

BAGAIMANA DENGAN INDONESIA? Negara Tetangga Berangsur Pulih dari Covid-19

Tangerang7.com, Tangerang – Wabah pandemi virus covid-19 yang tak kunjung hilang di bumi Indonesia, memantik sikap kritis para wakil rakyat di Senayan. Terlebih lagi disusul kebijakan-kebijakan pemerintah Indonesia yang cenderung kontroversial. Mulai peraturan demi peraturan diterbitkan hingga rencana mendatangkan tenaga kerja asing dari China.

Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Zulfikar Hamonangan, SH pun menjadi salah satu wakil rakyat yang mengkritisi sejumlah kebijakan pemerintah tersebut.

Baca JugaAnggota DPR RI Zulfikar Ingatkan Pemerintah Berhati-hati Terapkan PSBB

Zulfikar mengatakan, saat ini negara-negara tetangga sudah mulai mengurangi peraturan dan menerapkan kebijakan lock down. Indonesia malah sebaliknya. “Sampai kapan negara kita terus begini?” tanya Zulfikar dengan mimik wajah sangat serius, ketika ditemui, Selasa (5/5/2020).

Ia berpendapat, dampak pandemi covid-19 begitu dahsyat di semua lini kehidupan. Jangan sampai wabah ini berdampak luas, seperti mengakibatkan terjadinya wabah kelaparan dan krisis seperti terjadi pada tahun 1998.

“Sudah cukup banyak masyarakat yang menderita saat ini. Seharusnya, pemerintah memikirkan ketahanan usaha dan industri dengan pembatasan ekspor dan impor barang masuk dan keluar dari luar negeri. Saat ini, sudah banyak perusahaan industri merumahkan karyawannya, sehingga terjadi korban PHK besar-besaran,” kata Bang Zul, sapaan Zulfikar.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar pemerintah memberi kelonggaran ekspor dan impor barang, sehingga ada bahan baku. “Penyebab usaha industri banyak yang tutup saat ini karena tidak adanya bahan baku. Hal ini perlu kiranya diperhatikan pemerintah pusat, terutama sektor makanan dan minuman juga UMKM untuk dibantu ekspor keluar negeri agar dapat menstabilkan kegiatan usaha dan menghindari dampak krisis,” kata Kepala Badan Pembinaan Jaringan Konstituen DPP Partai Demokrat ini.

Bang Zul mencontohkan, ketika saat ini China membutuhkan pasokan makanan, negara kita bisa ekspor. Juga Amerika yang saat ini membutuhkan masker, negara kita bisa ekspor masker dari hasil UMKM. “Saya kira, banyak cara yang dapat dilakukan jika memang peduli. Harus ada political will dari pemerintah,” katanya.

Politisi Partai Demokrat ini mengaku miris menyaksikan yang terjadi di lapangan. “Ini malah kita impor tenaga kerja asing dari China. Semestinya ini tidak boleh terjadi. Ini terbalik. Saat ini rakyat Indonesia butuh pemikiran dan solusi yang tepat dan bagaimana dapat memulihkan kondisi yang ada,” ujar anggota Komisi VII DPR RI ini.

Bang Zul memiliki keinginan kuat agar Indonesia segera bebas dari wabah corona ini. Makanya, ia meminta pemerintah pusat harus cepat membentuk tim penelitian vaksin dan obat-obatan secara serius agar psikologi masyarakat tidak resah akibat covid-19.

“Secepatnya tim peneliti berangkat ke luar negeri melakukan penelitian. Belajar dari dokter luar negeri agar pasien ODP dapat berkurang jumlahnya. Kita juga harus belajar ke negara-negara tetangga terkena covid-19 yang kondisinya berangsur-angsur membaik dan juga aturan yang dibuat sudah mulai dilonggarkan untuk kembali memulihkan stabiltas ekonomi,” ujar Bang Zul.

Bang Zul berpandangan, bangsa kita tidak boleh berlama-lama menunggu. “Sampai kapan dan berapa lama lagi kita menunggu keadaan ini pulih ? Political will dibutuhkan, apa langkah yang akan dilakukan. Bijaklah kita bersikap dan amankan kondisi ekonomi sebagai dasar stabilitas pertahanan negara,” tegas Bang Zul. (t7/set)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya