oleh

Awalnya Tanya Alamat, Ujung-Ujungnya Bawa Kabur Motor Bu Guru

Tangerang7.com, Pamulang – Aksi kejahatan bermodus hipnotis terjadi di Jalan Pondok Cabe Raya, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Kota Tangsel. Pelaku berhasil membawa kabur motor dan ponsel korban.

Kejadian ini menimpa Meli Nur Syamsiah, guru perempuan yang baru pulang dari tempat mengajar di Sekolah Dasar Islam Al-Barkah, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (7/2/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.

Menurutnya, kejadian tersebut bermula ketika dirinya sedang mengendarai sepeda motor tiba-tiba dipepet pelaku dengan ciri menggunakan peci hitam berboncengan dengan pengemudi ojek online. Awalnya, pelaku menanyakan alamat sambil masih dalam berkendara.

“Lagi naik motor, terus dia langsung ke samping aku. Dia bertanya, PT ini di mana ya?” ucapnya seraya menirukan pertanyaan dari pelaku.

Meli yang sudah mulai menaruh curiga langsung mendahului pelaku tersebut. Tak menyerah, pelaku tetap mengejar Meli dan memintanya menepikan kendaraan. Dari sinilah pelaku melancarkan aksinya dengan pertanyaan yang berbeda.

Jarum dari Mulut

“Kamu menjaga salat tidak, kalau saya tidak. Ini saya punya batu dari guru saya, semisal kamu rezeki dan nanti kaya jangan sombong. Ini amanat, kalau tidak percaya lihatin mulut saya ini,” lanjut Meli dengan masih menirukan pelaku.

Dari keterangan Meli, seketika pelaku mengeluarkan sebuah jarum dari mulutnya. Kemudian, jarum itu diserahkan kepada Meli dan menyuruhnya membuang di suatu tempat dengan dalih jika jarum tersebut bercahaya maka bisa mendatangkan rezeki.

Meli yang masih sadar menolak permintaan tersebut dan meminta supaya pengemudi ojek online saja yang melakukan. Pengemudi ojek online yang diduga bekerja sama dengan pelaku menyanggupi permintaan dan membenarkan ucapan dari penumpangnya.

Meli yang ternyata sudah dalam pengaruh hipnotis menurut ketika diminta untuk membuang jarum tersebut di sebuah gang. Kemudian pelaku diminta agar kunci motor sekaligus ponsel ditinggal saja.

Setelah menuruti permintaan pelaku, Meli baru sadar langsung kembali dan didapati pelaku beserta motor miliknya sudah tidak ada.

“Pas aku keluar dari gang orangnya udah tidak ada,” ujarnya.

Meli tak dapat berbuat banyak lantaran pelaku sudah pergi jauh menggondol sepeda motor Honda Beat dengan nopol B 3716 UPX dan ponselnya. (isb/riz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

  1. Aku juga korban. Baru 4hari lalu dijembatan kuning south city. Pas lapor satpam dia blg udh ngeliat aku berenti dan dia tau klo blm lama ada korban juga. Gregetnya knp udh tau gt dia gak samperin aku. Sampe skrg aku msh sering nangis ga bisa tidur karna trauma berat. Semoga pelaku cpt ditemuin.

Berita Lainnya