oleh

Antrean Menumpuk di TPS, Pemilih Balik Lagi ke Rumah

Tangerang7.com, Sepatan – Pemilu 2019 merupakan sejarah bagi Indonesia karena menyatukan pemilihan anggota legislatif dan pemilihan presiden. Namun, berkaca pada proses menuju dan saat pencoblosan, pemilu serentak kali ini tak bisa dipungkiri menimbulkan kerumitan bagi pemilih, peserta, dan penyelenggara pemilu.

Bagi peserta pemilu, khususnya caleg DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, pemilu serentak menutup isu kampanye mereka yang bersifat lokal. Sementara bagi penyelenggara, pemilu serentak sangat menguras tenaga. Sebab, tidak seluruh warga yang mengetahui pemilu serentak akan mencobos 5 surat suara. Akibatnya, pemilih membutuhkan waktu lebih lama di bilik suara dan antrean pun menumpuk.

Di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS), pemilih memilih balik kanan atau kembali ke rumah karena terlalu lama antre menunggu giliran mencoblos. Beragam alasan disampaikan, antara lain mengurus rumah, mengurus anak dan mengurus berbagai urusan keluarga lainnya.

Meski demikian, warga kembali lagi ke TPS untuk memberikan hak suara memilih caleg setelah urusan selesai. Bagi mereka yang terpenting surat undangan sudah diserahkan ke kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) sehingga tinggal menunggu panggilan lagi dan mencoblos saja.

Pemandangan itu ditemukan di TPS 012 Kelurahan Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang. Banyak warga kembali ke rumah sebelum mencoblos setelah mendaftarkan namanya.

“Mereka menyerahkan undangan dan karena antreannya panjang, mereka pulang dahulu ke rumah. Nanti kembali lagi untuk mencoblos,” kata Karmidi, Ketua KPPS TPS 012.

Pelaksanaan pemungutan suara di TPS 012 ini telah dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Karena banyak warga yang pulang, banyak nama-nama warga yang terlewat saat dipanggil oleh panitia di TPS.

Menurut salah seorang warga yang tidak mau ditulis namanya, mereka kembali rumah karena lamanya mendapat giliran mencoblos. “Pulang dulu saja. Lama dipanggilnya. Nanti kira-kira sudah mau dipanggil ya balik lagi ke TPS,” katanya kepada Tangerang7.com.

Penumpukan antrean disebabkan karena lamanya pemilih mencoblos di bilik suara. Selain itu, pemilih juga kesulitan melipat kertas suara yang telah dicoblos karena terlalu lebar dan besar.

Di TPS 012 ini ada 231 pemilih yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap serta 8 pemilih tambahan. Hingga berakhirnya pemungutan suara, tercatat ada 196 pemilih yang menggunakan hak pilihnya. (didi/t7)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya