oleh

Anggota DPR RI Zulfikar : Selamat Jalan Jenderal, Kami yang Muda Akan Teruskan Perjuanganmu untuk Demokrat Maju dan Mendunia

Tangerang7.com, Tangerang – Kepala Badan Pembinaan Jaringan Konstituen DPP Partai Demokrat Zulfikar Hamonangan, SH merasa kehilangan politisi senior Partai Demokrat, Jenderal (purn) TNI Pramono Edhie Wibowo.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) telah berpulang ke Rahmatullah karena serangan jantung di RS Cimacan, Jawa Barat, Sabtu (13/6/2020), sekira pukul 19.40 WIB.

Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat periode 2013-2018 ini dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta dengan upacara militer yang dipimpin KSAD Jenderal Andika Perkasa, pada Minggu (14/6/2020), sekira pukul 14.00 WIB.

Kabar wafatnya ‘Jenderal Besar’ Pramono Edhie Wibowo ini langsung menyebar seantero negeri. Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, pengurus DPP Partai Demokrat lainnya, pejabat negara, TNI, dan handai taulat datang melayat almarhum di kediamannya di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Mereka dan ratusan pelayat lainnya pun ikut mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatannya terakhir di TMP Kalibata. Salah satunya adalah anggota DPR RI Fraksi Demokrat Bang Zul, sapaan akrab Zulfikar.

Bang Zul menilai, almarhum Pramono Edhie Wibowo yang juga Anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat adalah sosok yang luar biasa pengabdiannya untuk bangsa dan Partai Demokrat.

“Saya dan kita semua kehilangan sosok pejuang bangsa. Almarhum adalah putra terbaik bangsa. Kontribusi almarhum terhadap bangsa dan negara tak diragukan lagi,” kata Bang Zul.

Bang Zul menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar almarhum. “Saya dan tentunya kita semua, khususnya keluarga besar Partai Demokrat, ikut merasakan duka cita yang mendalam atas kepergian beliau,” kata anggota Komisi VII DPR RI ini.

Dikatakan Bang Zul, rakyat Indonesia mengenal sosok almarhum memiliki karier militer cemerlang dan lengkap. Selain pernah menjabat KSAD, Pramono Edhie Wibowo juga pernah menduduki jabatan ssbagai Pangkostrad, dan jabatan strategis lainnya di TNI AD.

BACA JUGA:  Pemkot Tangerang Bahas Strategi Pemulihan Hadapi Covid-19

“Almarhum adalah guru sekaligus teladan bagi anak bangsa, khususnya para prajurit TNI, yang senantiasa teguh dan gigih menjadi garda terdepan penjaga kedaulatan bangsa dan negara,” ujar Bang Zul.

Di Partai Demokrat, kata Bang Zul, sosok keseharian almarhum banyak memberikan inspirasi bagi para kader. “Tak sekadar mengajarkan, dalam kesehariannya beliau membuktikan bagaimana pentingnya integritas, kejujuran, ketekunan, keikhlasan, dan doa serta berserah diri kepada Allah SWT untuk hasil apa pun, terhadap upaya baik yang kita lakukan untuk kepentingan rakyat, bangsa dan negara,” ungkapnya.

Selain cerita sukses di militer, ada satu kisah haru yang sangat mengispirasinya dan kita semua.
“Yaitu kisah semangat serta keikhlasan almarhum mendonorkan sumsum tulang belakang untuk sang kakak tercinta, Ibu negara Ani Yudhoyono, yang saat itu menderita kanker darah,” kata Bang Zul.

Di usia yang tak lagi muda, dirinya dan para kader Partai Demokrat melihat betapa semangatnya almarhum mengikuti setiap tes fisik atau kesehatan di Jakarta maupun Singapura, agar lolos menjadi pendonor sumsum tulang belakang bagi Ibu Ani Yudhoyono.

“Ini bukan hanya terlihat sebagai bentuk dan bukti nyata kasih sayang seorang adik kepada kakaknya, namun esensi kisah nyata pengorbanan almarhum Baapak Pramono Edhie Wibowo, telah memberikan teladan kepada kita semua khususnya bagi saya, bahwa hidup bukanlah siapa yang terbaik, melainkan juga seberapa banyak kebaikan yang bisa kita lakukan dalam hidup yang singkat di dunia fana ini,” ujar Bang Zul dengan nada haru.

Bang Zul meyakini, almarhum memberi contoh sekaligus bukti kepada kita semua, tentang hakikat sebuah keluarga dan saudara, di mana cinta dan kasih sayang terhadap sesama manusia yang sejatinya saling bersaudara, tidak lekang oleh zaman, apalagi pudar oleh waktu.

BACA JUGA:  Demokrat Kabupaten Tangerang Tasyakuran HUT ke-18 di Pasar Kemis

“Sekali lagi, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Selamat jalan Bapak Pramono Edhie Wibowo. Semoga dosa, kesalahan dan khilaf almarhum selama di dunia diampuni dan seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT, serta semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan iman lahir batin. Aamiin, Aamiin, Yaa Robbal’alamin,” tandas Bang Zul. (t7/set)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya