oleh

Alamak, Warga Solear ini Hidupi Keluarga dari Hasil Jualan Narkoba

Tangerang7.com, Solear – Kepala keluarga bertanggung jawab untuk memberi nafkah keluarga. Harapan keluarga pun tentu menikmati hasil dari usaha tidak tercela.

Namun, tidak semua kepala keluarga berpikir jernih. Lantaran ogah bersusah payah atau merasa tak berkecukupan, jalan pintas pun ditempuh. Ya, berbisnis haram.

Seperti dilakukan oleh Saiful alias Ipul (38), warga Kampung Ranca Gede, Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang. Buruh bangunan ini ternyata menghidupi istri dan anaknya dari hasil jualan narkoba.

Ipul ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Cisoka saat hendak bertransaksi narkotika jenis sabu-sabu, Jumat (10/5/2019). Pria kelahiran Maret 1981 itu dibekuk menjelang subuh di kediamannya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa dua paket sabu-sabu dengan berat masing-masing 1 gram dan 0,20 gram, enam buah plastik klip, serta uang tunai sejumlah Rp400 ribu. Satu paket barang terlarang tersebut disimpan di dalam bungkusan permen.

“Pelaku menjual sabu-sabu tersebut karena kendala ekonomi. Dari keuntungan ia menjual sabu-sabu digunakan untuk menghidupi keluarganya. Pelaku hanya buruh bangunan,” jelas Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti kepada wartawan melalui aplikasi pesan instan, Senin (13/5/2019).

Awalnya, polisi mendapat informasi dari masyarakat jika di sebuah rumah sering dilakukan transaksi mencurigakan. Polisi kemudian melakukan observasi di tempat tersebut, tepatnya di Kampung Ranca Gede.

“Anggota melakukan penggeledahan di rumah yang dicurigai tersebut dan didapat dua bungkus plastik bening berisi narkotika jenis sabu-sabu, enam buah plastik klip, dan uang tunai sebesar 400 ribu rupiah,” kata Uka.

Saat dilakukan interogasi, Ipul mengakui paket barang haram itu miliknya. Ia mengambil sabu-sabu dari seseorang di Jembatan Lima, Jakarta Barat. “Tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolsek Cisoka,” pungkas Uka. (srh/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya