oleh

Afif Bathala Ramadhan Ajak Anak Muda Berkiprah di Dunia Bisnis

Tangerang7.com, Tangerang – Terjun ke dunia bisnis bukan hal mudah. Apalagi bisnis kecil yang memiliki sumber daya terbatas, pastinya lebih sulit dibanding bisnis besar.

Kendati demikian, bukan berarti orang yang sudah menerjunkan dirinya ke dunia bisnis tidak bisa maju. Sekalipun itu bisnis kecil.

Menjadi sebuah tantangan bagi pebisnis untuk memajukan usaha yang digelutinya. Terlebih jika ia adalah pebisnis muda. Pengusaha muda.

Adalah Afif Bathala Ramadhan. Pengusaha muda asal Tangerang yang sudah menekadkan dirinya terjun ke dunia bisnis. Bukan hanya berorientasi finansial. Tapi, mantan aktivis mahasiswa Banten ini memiliki mimpi besar ingin memajukan daerah. Juga ingin memotivasi anak-anak muda lain di Banten agar tertarik berkecimpung di dunia bisnis ini.

“Anak muda harus berani menerima dan menghadapi tantangan. Saya pun demikian. Ini tantangan tersendiri bagi saya dan saya harus jawab tantangan itu dengan mampu bertahan dan mengembangkannya,” kata Afif, Kamis (27/2/2020).

Afif menilai, akan ada banyak persoalan yang dihadapi ketika berbisnis. Berbagai permasalahan dalam bisnis sering membuat seseorang sering merasa berkecil hati. Bahkan terkadang sebagian orang menyerah jika tidak dapat menghadapi tantangan bisnisnya.

“Harusnya tidak demikian. Kita tidak boleh menyerah menghadapi tantangan bisnis,” kata ABR, demikian sapaan Afif.

Menurut ABR, banyaknya perusahaan rintisan membuat persaingan bisnis menjadi ketat. Terlebih banyaknya komunitas entrepreneur yang sangat sukses mencetak pengusaha-pengusaha kecil maupun besar. Ke depannya, memulai sebuah bisnis akan menjadi tantangan yang serius untuk pengusaha muda

“Anak muda juga harus mempersiapkan beberapa hal yang perlu diperhatikan,” katanya.

Dikatakannya, pengusaha muda atau pengusaha yang baru berkecimpung dalam membangun bisnis, modal utamanya harus memiliki kekuatan (unique selling point).

Ini adalah sebuah strategi yang menitikberatkan kepada kekuatan perusahaan dalam menjual barang. Kekuatan yang dimaksud bisa diartikan barang dijual atau servis yang berbeda dengan kompetitor.

“Seperti contoh, jika kita memiliki usaha percetakan digital ataupun percetakan offset yang memiliki mesin cetak yang belum dimiliki perusahaan lain dengan kualitas premium, maka perusahaan tersebut bisa menjadikan itu sebagai kekuatan atau unique selling point,” ujar pengusaha muda
yang digadang-gadang sebagai bakal calon Ketua HIPMI Kabupaten Tangerang ini.

Ia menambahkan, pengusaha muda juga harus melihat segmentasi pasar. Tentu saja sebuah perusahaan tidak bisa mengambil semua jatah kue yang ada di pasar. Fokuslah kepada beberapa segmentasi pasar saja, sehingga sebuah perusahaan bisa memfokuskan diri untuk meningkatkan promosi dan penjualan pada pasar yang dituju. Teknik ini biasa dinamakan dengan teknik segmentation and targeting.

Terkait kiprah anak muda di Kabupaten Tangerang Afif mengajak pemuda Tangerang mampu menangkap peluang di kota 1001 industri ini, karena banyak segmentasi pasar yang bisa digarap pemuda-pemuda yang di kabupaten Tangerang.

“Saya mengajak anak-anak muda, mari kita sama-sama berkiprah untuk turut memajukan daerah,” tandas Afif. (kam/set)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *