oleh

7 Bulan 21 Hari di Polrestro Tangerang, Ini Prestasi AKBP Bagoes Wibisono

Tangerang7.com, Tangerang – Kasat Resnarkoba Polres Metro Tangerang Kota resmi berganti. Kompol Burhanuddin menggantikan AKBP Raden Bagoes Wibisono Handoyo Koesoemah. Serah terima jabatan dilaksanakan di Aula Polres Metro Tangerang Kota, Jumat (16/8/2019).

Pergantian jabatan tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Purnomo. Dalam surat bernomor ST/685/VIII/KEP/2019 itu, Bagoes Wibisono diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Sementara Burhanuddin merupakan mantan Kanit 1 Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Serah terima jabatan kedua perwira menengah polisi tersebut dipimpin oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Abdul Karim. Dia mengatakan, mutasi merupakan hal yang biasa dalam organisasi seperti Polri. “Dalam rangka penyegaran personel,” kata Karim dalam keterangan tertulis.

Dalam catatan Tangerang7.com, Bagoes Wibisono dilantik menjadi Kasat Resnarkoba Polres Metro Tangerang Kota pada 26 Januari 2019 lalu. Sebelum itu, ia menduduki jabatan sebagai Kasubdit III Ditreskrimum Polda Kepulauan Riau.

Bertugas di wilayah Tangerang bukan hal baru bagi Bagoes Wibisono. Pasalnya, pria lulusan Akpol 2000 ini pernah menjabat sebagai Kapolsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Selain itu, ia pernah dipercaya menjadi Kasat Resnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

Bagoes Wibisono bertugas sebagai Kasat Resnarkoba Polres Metro Tangerang Kota selama 7 bulan 21 hari. Dalam kurun tersebut ia menorehkan sejumlah prestasi. Berikut ini beberapa ungkap kasus menonjol terkait penyalahgunaan dan peredaran narkoba di bawah pimpinan Bagoes Wibisono.

Gagalkan Peredaran Ganja 8 Kg

Jajaran Unit 1 Subnit 2 Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja kering dengan total berat 8 kilogram. Barang terlarang asal Lampung ini diduga akan diedarkan di Tangerang. Ganja kering siap edar tersebut didapatkan dari dua pria berinisial RD dan AR.

Awalnya, polisi menerima informasi dari masyarakat mengenai rencana seseorang untuk melakukan transaksi ganja di daerah Serpong, Kota Tangerang Selatan, Senin (23/6/2019). Polisi kemudian melakukan penyelidikan.

Alhasil, RD dibekuk saat tengah menunggu pemesan narkotika di Serpong, Minggu (30/7/2019). Polisi pun melakukan pengembangan ke kediaman RD di Kabupaten Bogor. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa 3 paket besar ganja dengan berat bruto 2,8 kilogram.

Dari hasil pengembangan, ditangkap pula tersangka lainnya berinisial AR di kawasan Ciseeng, Kabupaten Tangerang. Polisi berhasil mengamankan barang bukti ganja kering dengan berat bruto 5,2 kilogram. Barang haram itu disimpan dalam lima paket besar dan 11 paket kecil siap edar.

Tangkap Seorang Selebgram

Kasus menonjol lainnya yaitu penangkapan selebgram yang juga model video klip, Reva Alexa. Reva diciduk di kawasan Perumahan Taman Beverly Golf, Karawaci, Rabu (6/2/2019). Saat ditangkap, ia diduga sedang pesta sabu-sabu. Polisi menemukan sabu-sabu dengan berat 0,28 gram dan hasil tes urine pun menunjukkan Reva positif narkoba.

Dari kiri ke kanan : Kasubbag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim, dan Kasat Resnarkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Raden Bagoes Wibisono Handoyo Koesoemah. (Dokumentasi Tangerang7.com)

Kemudian, ungkap kasus kepemilikan ribuan butir ekstasi. Polisi menangkap pria berinisial FTH (46) di depan Kantor Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Jumat (8/2/2019). FTH kedapatan membawa ekstasi sebanyak 5.000 butir. Pil yang mengandung zat adiktif itu berhasil dilacak dan diamankan berdasarkan informasi dari masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti petugas.

Lalu, ungkap kasus peredaran narkoba dengan modus barang haram itu dikemas menggunakan bungkus makanan Abon Lele Medan. Dua pria diduga pengedar sabu-sabu, yakni ES (25) dan SP (43), dibekuk pada Sabtu (9/2/2019).

Polisi menangkap ES di Jalan Bumi Raya, Jatinegara, Jakarta Timur. Wiraswasta itu kedapatan memiliki satu paket sabu-sabu dengan berat bruto 55,46 gram. Kepada polisi ia mengaku mendapatkan barang terlarang tersebut dari seseorang berinisial SP.

Polisi melakukan pengembangan hingga akhirnya berhasil membekuk SP di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur. Karyawan swasta itu terciduk dengan barang bukti 328,66 gram sabu-sabu yang terbagi dalam lima paket. (t7)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya