oleh

3 dari 4 Komplotan Perampok Konter Ponsel di Cikupa Ditembak Polisi

Tangerang7.com, Tigaraksa – Kurang dari satu pekan, jajaran Satreskrim Polresta Tangerang berhasil membekuk komplotan perampok Terminal Cell. Empat orang terduga pelaku sudah diamankan, masing-masing berinisial S (38), AH (35), HS (29), dan A (26). Tiga di antaranya terpaksa dilumpuhkan.

Diketahui, konter ponsel di Jalan Raya Serang, Desa Dukuh, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang ini, disatroni orang tidak dikenal pada Senin (29/7/2019) lalu. Sementara polisi mulai mengendus tersangka pada Kamis (1/8/2019).

Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif menjelaskan, penangkapan para terduga pelaku berdasarkan pendalaman keterangan saksi serta bukti-bukti petunjuk. Bukti petunjuk dimaksud seperti identifikasi kendaraan yang digunakan dan analisis rekaman kamera pengawas atau CCTV.

Dari analisis itu, polisi berhasil mendeteksi ciri pelaku, sehingga tersangka S diketahui berada di wilayah Ciampea, Kabupaten Bogor, Kamis (1/8/2019). Tetapi saat polisi ke sana, ternyata ia sudah bergeser dan diketahui bergerak ke daerah Ciranjang, Kabupaten Cianjur.

Jajaran Satreskrim Polresta Tangerang kemudian melakukan pengejaran ke Cianjur pada Jumat (2/8/2019). Polisi berhasil menangkap S sekitar pukul 20.30 WIB. Dari keterangan S diperoleh informasi jika ia melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di Terminal Cell bersama tersangka A, serta dibantu oleh HS.

“Setelah meringkus S, di hari yang sama kami menangkap tersangka A di perumaham di wilayah Bogor,” ujar Sabilul dalam konferensi pers di Mapolresta Tangerang, Tigaraksa, Kamis (8/8/2019).

Dari tangan A ditemukan 2 unit ponsel, diduga sebagai barang hasil curian. Polisi kemudian melakukan pengembangan dengan memburu tersangka lainnya. Sabtu (3/8/2019), HS tertangkap di wilayah Panongan, Kabupaten Tangerang.

Dari tersangka HS ditemukan 1 unit sepeda motor Honda Beat berwarna putih, identik dengan sepeda motor yang digunakan oleh S dan AH saat melakukan aksi perampokan. Selain itu, polisi menemukan 2 unit ponsel, 2 helm, serta sepatu yang diduga digunakan para tersangka saat beraksi.

Sabilul mengatakan, ketiga tersangka mengaku menjual barang hasil rampokan ke tersangka AH di wilayah Bogor. Polisi pun membawa para tersangka itu untuk menunjukkan lokasi AH. Namun, saat tiba di Bogor, S dan HS melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri.

“Sehingga kami lakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan kedua tersangka menembak di bagian kaki,” ujar Sabilul.

Setelah itu, tersangka AH diketahui sudah bergerak ke wilayah Lampung dan dapat diringkus pada Minggu (4/8/2019). AH dibekuk saat bersembunyi di kediaman sang mertua. Dari tangan AH ditemukan 1 pucuk senjata api replika, 1 pucuk softgun, korek api, serta 2 unit ponsel.

“Saat tersangka AH akan dibawa, di perjalanan dia mengaku ingin buang air kecil. Tapi tiba-tiba melawan dan melarikan diri, petugas pun melumpuhkan tersangka dengan tindakan terukur di bagian kaki,” tandas Sabilul. (rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya