oleh

2 WN Malaysia Merampok di SPBU dan Toko Emas

Tangerang7.com, Tigaraksa – Dua warga negara Malaysia, MNFR (26) dan MNI (24), diburu jajaran Satreskrim Polresta Tangerang atas kasus perampokan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) dan toko emas di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

MNFR dan MNI melakukan tindak kejahatan di SPBU 34.15606, Kampung Gelebeg, Desa Sukamulya, Kecamatan Balaraja, Jumat (14/6/2019) pukul 17.55 WIB. Di mana, pelaku mengambil paksa tas pinggang yang dikenakan salah satu karyawan SPBU tersebut. Total kerugian Rp 4.693.000.

Lalu, kedua pelaku menyatroni Toko Emas Permata di Jalan Raya Serang, Kampung Cariu, Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Sabtu (15/6/2019). Emas dengan berat 6 kilogram berhasil dibawa kabur. Benda berharga tersebut memiliki nilai jual Rp1,6 miliar.

Aksi MNFR dan MNI pun viral di media sosial. Rekaman CCTV saat keduanya beraksi di toko emas beredar luas di jagat maya. Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan cek dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan para saksi, polisi bergerak dimulai dari penyelidikan status kepemilikan kendaraan yang digunakan terduga pelaku. Polisi mengumpulkan berbagai keterangan dan informasi sekecil apa pun.

Segala keterangan, bukti-bukti petunjuk, serta hasil olah TKP, dihimpun dan dianalisa dengan metode investigasi ilmiah (scientific crime investigation).

“Dari hasil analisis atau investigasi ilmiah yang kami lakukan, akhirnya kami dapat menelusuri rekaman perjalanan atau travel record dan location history para terduga pelaku,” kata Sabilul dalam konferensi pers di Mapolresta Tangerang, Tigaraksa, Kamis (11/7/2019).

Dari hasil penelusuran, terungkap jika satu hari sebelum beraksi di toko emas, pelaku merampok di SPBU Kampung Gelebeg. Saat di SPBU, pelaku keluar dari mobil kemudian menghampiri karyawan SPBU bernama Ferri Abdullah. Salah satu pelaku menodongkan benda berbentuk senjata api, lalu mengambil paksa tas pinggang yang dikenakan Ferri.

“Di dalam tas itu berisi uang sebesar Rp 4.693.000. Setelah itu, para pelaku melarikan diri dengan mobil ke arah Tol Merak,” tutur Sabilul.

Sementara usai merampok di Toko Emas Permata, pelaku melarikan diri ke Gerbang Tol Karawaci. Di daerah Karawaci, pelaku membuang baki emas, dudukan gelang, serta senjata api replika yang ternyata korek gas.

Setelah membuang berbagai barang bukti, pelaku mengganti kaca mobil di Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Pasalnya, kaca belakang mobil yang dikendarai pecah akibat lemparan batu dari warga.

Sabilul menyebutkan, kendaaraan yang digunakan pelaku akhirnya teridentifikasi, yakni milik rental mobil di Jakarta Utara. Dari keterangan pemilik rental diperoleh identitas MNFR dan MNI. Keterangan itu diperkuat foto salah satu penyewa mobil yang diambil oleh pemilik rental. Dua pelaku merupakan warga negara Malaysia.

“Wajah dan postur tubuh pada foto itu identik dengan foto pelaku yang terekam CCTV SPBU dan toko emas,” kata Sabilul.

Penyidik kemudian berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM), yakni dengan Ketua Jabatan Siasatan Jenayah Pahang Datuk Othman Nayan dan Divhubinter Atase Polri Malaysia Kombes Pol Chaidir. Koordinasi itu membuahkan hasil karena tim dari Polresta Tangerang diperkenankan memeriksa kedua pria itu.

Tim Polresta Tangerang dipimpin Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Gogo Galesung bertolak ke Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (4/7/2019). Hasil interogasi kepada MNFR dan MNI, keduanya mengakui telah melakukan pencurian dengan kekerasan di SPBU dan di toko emas di Balaraja.

“Selain pengakuan, kami juga mencocokkan barang bukti, keterangan saksi, dan profil keduanya, hasilnya identik,” tandas Sabilul.

Pada ungkap kasus tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV, korek api berbentuk senjata jenis revolver, korek api berbentuk senjata jenis baretta, 1 unit mobil Avanza bernopol B 2069 UFC, 6 buah baki emas, dan 34 dudukan gelang. (rls/mg-1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya