oleh

1,9 Kg Sabu-sabu Diblender dan Airsoft Gun Digerinda

Tangerang7.com, Pondok Aren – Sejak berdiri pada 15 Mei 2018 lalu, Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan melakukan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum untuk pertama kali. Pemusnahan di halaman Kantor Kejari Tangsel, Jalan Boulevard Bintaro Jaya, Pondok Aren, Kamis (7/2/2019). Adapun yang dimusnahkan merupakan barang bukti dari 100 perkara.

Kepala Kejari Tangsel Bima Suprayoga mengatakan, pemusnahan tersebut berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Tangerang. Di mana hakim memerintahkan untuk mengeksekusi tiap perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap atau inkrah. Kejaksaan sendiri selaku eksekutor.

“Hari ini untuk pertama kali Kejari Tangsel melaksanakan pemusnahan BB dari seratus perkara yang telah berkekuatan hukum tetap dalam kurun waktu Mei hingga Desember 2018,” ujar Bima.

Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Tangsel Muhammad Fadly menyebutkan, kasus narkotika mendominasi 100 perkara tindak pidana umum yang barang buktinya dimusnahkan.

“Sabu-sabu seberat 1998,21 gram atau 1,9 kg, pil ekstasi 2.108 butir, ganja kering 586,80 gram, dan tembakau gorila dengan berat 34,7 gram,” jelas Fadly.

Tidak hanya narkotika, kejaksaan juga memusnahkan barang bukti lain seperti pakaian, helm, senjata tajam, airsoft gun, stik golf, ponsel, timbangan digital, kunci leter T, dan sebagainya.

Sementara Kasi Pidum Kejari Tangsel Sobrani Binzar mengatakan, ada berbagai cara pemusnahan. Untuk narkotika ada yang diblender dan ada yang dibakar. Sedangkan barang bukti lainnya, ada yang dimusnahkan dengan mesin gerinda.

“Sabu-sabu dan ekstasi dimusnahkan dengan cara diblender, ganja dan tembakau gorila dibakar. Untuk sajam, kunci dan lainnya dipotong dengan gerinda hingga menjadi beberapa bagian,” tandas Binzar. (rls/riz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *