oleh

Di Kabupaten Tangerang, Pendapatan Hotel dan Restoran Turun Hingga 40 Persen

Tangerang7.com, Tigaraksa -Merebaknya virus corona dan ditetapkannya kejadian luar biasa (KLB) di Provinsi Banten sangat berdampak terhadap sektor wisata.

Dinas Pemuda, Olaharga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Tangerang mengaku saat ini sedang berkoordinasi dan mendata dengan pihak terkait berapa jumlah tempat wisata yang tutup sementara di saat kondisi seperti sekarang, mewabahnya virus corona.

Sekretaris Disporabudpar Karnadi mengatakan, saat ini tengah melakukan koordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Tangerang mengenai dampak virus corona ini.

Pihaknya berupaya maksimal untuk menghindari dan mengantisipiasi atau pencegahan penyebaran virus corona di Kabupaten Tangerang.

“Sekarang kami tengah melakukan pendataan, koordinasi dan obeservasi lapangan untuk validasi data,” Kata Karnadi, Rabu (18/3/2020).

Sementara, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Tangerang Arifin yang dihubungi via WhatsApp (WA) mengaku sejumlah pengelola hotel dan restoran di Kabupaten Tangerang sementara ini mengalami penurunan pendapatan terutama untuk acara-acara yang dihadiri banyak pesertanya.

“Apalagi adanya imbauan dari Bupati Tangerang untuk tidak melakukan pertemuan yang melibatkan banyak orang. Penurunan untuk hotel 30 sampai dengan 40 persen. Begitu pun dengan rumah makan atau restoran juga berdampak,” katanya. (jek/set)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya