oleh

167 Keluarga di Desa Pondok Jaya Terima Bantuan Langsung Tunai Desa

Tangerang7.com, Sepatan – Sebanyak 167 warga Desa Pondok Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, menerima bantuan langsung tunai (BLT) desa  di aula desa, Rabu (10/6/2020).

Ratusan warga yang terdampak pandemi covid-19 itu menerima BLT desa sebesar Rp 600.000 yang berasal dari anggaran desa tahun ini.

Kepala Desa Pondok Jaya Deri Dermawan mengatakan, saat pembagian bantuan itu disaksikan Camat Sepatan Dadang Sudrajat dan Kepala Seksi Pemerintahan, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pendamping desa, serta para staf desa , RT dan RW penerima BLT.

“Alhamdulillah pembagian BLT desa berjalan lancar.
Dalam pembagian bantuan langsung desa , sangat memerhatikan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah, ” kata Deri di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2020).

Deri mengatakan, ke-167 warga yang menerima BLT desa ini adalah warga yang betul-betul terdampak covid-19 dan bukan warga yang terdaftar di program keluarga harapan (PKH) atau bantuan pangan non tunai (BPNT).

Deri mengatakan, data penerima bantuan langsung tunai ini diajukan sesuai dengan data yang telah diterimanya dari RT/RW di wilayahnya.

Teknis dalam penerimaan BLT desa, dijelaskan Deri, RT dan RW diinformasikan setelah BLT  itu siap dibagikan. “Warga calon penerima diberitahukan sebelumnya agar tidak terjadi penumpukan,” tambah Kades yang gemar berolahraga sepakbola ini.

Ia berharap agar warganya yang belum menerima bantuan untuk bersabar. Karena pihaknya pun sedang menunggu bantuan sosial lainnya yang telah diajukan.

Deri berharap agar semua warga yang terdampak covid-19 di wilayahnya yang telah diajukan dapat menerima bantuan ini.

Sebelumnya, pada Sabtu (6/6/2020), pihaknya telah membagikan bansos gelombang dua dari pemerintah pusat.

Bansos yang dari Pemerintah pusat telah dibagikan dua kali

Deri menjelaskan, sebanyak 1.221 kepala keluarga (KK) diajukan ke Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang 360 KK. Jumlah warga yang sudah menerima bansos sebanyak 610 KK yang berasal dari pemerintah pusat.

“Kami berharap bantuan tersebut secepatnya turun agar masyarakat terbantu, ” tandas Deri. (did/set)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya