oleh

16 Kebakaran Akibat Buang Puntung Rokok Sembarangan

Tangerang7.com, Tangerang – Ratusan kebakaran terjadi di Kota Tangerang selama 2018 lalu. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang menujukkan 199 peristiwa kebakaran setahun terakhir.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Eep Ruli Hasan mengatakan, kebakaran didominasi akibat hubungan pendek arus listrik atau korsleting. Kemudian, kebakaran terjadi karena ulah manusia yang membuang puntung rokok secara sembarangan. Ada juga kebakaran akibat lupa mematikan kompor saat meninggalkan rumah.

“Kebakaran sampai penghujung tahun 2018 sebanyak 199 kasus, didominasi akibat korsleting listrik. Ada 16 kebakaran karena puntung rokok yang dibuang pada sembarangan tempat dan 11 kebakaran karena kompor gas meledak,” jelas Eep kepada Tangerang7.com, Selasa (22/1/2019).

Wilayah paling sering dilalap jago merah yaitu Kecamatan Periuk, di mana terjadi 25 kebakaran. Lalu 6 kebakaran di Kecamatan Ciledug. Adapun total kerugian materiel atas 199 kebakaran di Kota Tangerang mencapai Rp 13 miliar, terbesar di Kecamatan Batuceper yakni Rp 4 miliar.

“Kalau untuk jenis bangunan yang paling sering terjadi kebakaran itu permukiman penduduk,” ujar Eep.

Dia menjelaskan, 50 kasus kebakaran terjadi di permukiman penduduk, 16 di bangunan gedung, 11 di industri, 43 di alang-alang, serta 16 di pertokoan atau ruko. Sedangkan 63 kasus lainnya yaitu kebakaran gardu, limbah, dan mobil. (orn/srh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya