oleh

1.100 Kantor Cabang Tutup, Bank Ramai-Ramai PHK Karyawan

PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Bank Banten)

Desember 2016
Jumlah pegawai : 1.833 orang

Desember 2017
Jumlah pegawai : 1.093 orang

September 2018
Jumlah pegawai : 1.071 orang

Total : Bank Banten mengurangi karyawannya sejak 2016 hingga 762 orang.

PT Bank CIMB Niaga Tbk

Desember 2016
Jumlah pegawai : 13.577 orang

Desember 2017
Jumlah pegawai : 12.782 orang

September 2018
Jumlah pegawai : 11.356 orang

Total : Bank CIMB Niaga telah mengurangi jumlah karyawannya sejak 2016 hingga 2.221 orang.

Tutup Kantor Cabang

Pengurangan karyawan ini juga diiringi dengan penutupan kantor cabang bank. Sejak 2016, tercatat sebanyak 1.100-an kantor cabang bank sudah tutup. Pada Desember 2016, kantor cabang bank tercatat sebanyak 32.730 kantor.

Sementara pada Desember 2017 tercatat sebanyak 32.286 kantor. Lalu apa yang terjadi pada November 2018?
Data terakhir itu menunjukkan kantor cabang bank umum ini hanya tinggal 31.555.

PHK massal karyawan bank di Indonesia dinilai karena akumulasi beberapa faktor di antaranya efisiensi dan tergeser teknologi. Sebab itu perbankan dinilai perlu menyesuaikan diri dengan lahirnya industri baru dan melakukan efisiensi yang tepat.

Pengamat Perbankan Paul Sutaryono mengatakan salah satu faktor utama PHK yakni perbankan ingin menaikkan tingkat efisiensi. Hal tersebut tampak pada rasio biaya operasional pendapatan operasional (BOPO) yang saat ini di kisaran 78 persen, atau masih berada di ambang batas 70-80 persen. “Tapi rasio itu perlu diperbaiki terus di tengah kelesuan dewasa ini,” kata Paul.

Hal lain yang tak bisa diabaikan yakni terjadinya disrupsi teknologi yang bermakna pergeseran teknologi yang mengggoyang industri yang sudah mapan, dan menyebabkan lahirnya industri baru. Sebab itu, kata Paul, bank harus melakukan efisiensi.

Contoh, jika dulu peran customer service dan teller di bank masih penting, saat ini perlahan sudah mulai muncul teknologi chatbot atau software untuk percakapan. Kemunculan internet banking dan mobile banking, serta mesin ATM setoran tunai (cash deposit machine/CDM). Teknologi ini membuat peran teller kian terkikis di era saat ini. “Serbuan fintech juga bisa mengganggu dan mencuil pangsa pasar,” imbuh Paul.

Selain itu, kata dia, bank juga harus mulai memikirkan untuk membatasi pembukaan kantor cabang dan merelokasi kantor cabang yang kurang potensial ke daerah yang lebih potensial dari sisi bisnisnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya